Saat akan melaksanakan pernikahan, pilihan untuk menggunakan jasa wedding organizer full paket akan muncul. 

Yang perlu diketahui, tugas wedding organizer full paket agak berbeda dengan WO hari-H. Mumtaza wedding sudah membahas tentang wedding organizer hari-H di artikel sebelumya.

Tugas Wedding Organizer Hari-H

Untuk melihat perbedaan tugas WO hari-H, pada artikel ini mumtaza wedding akan menjelaskan apa saja tugas wedding organizer yang menawarkan full paket

Wedding Organizer Full Paket (One Stop Wedding Organizer)

Wedding Organizer Full Paket biasa disebut juga One Stop Wedding Organizer. Alasannya karena semua hal yang terkait pernikahan akan dihandle oleh wedding Organizer, sehingga disebut One Stop Wedding Organizer.

Sederhananya, Wedding organizer full paket, atau biasa disebut one stop wedding organizer, bertugas menghandle seluruh acara pernikahan kecuali reservasi gedung. Jadi selain memilih vendor wedding yang sesuai, mereka juga akan merangkap sebagai Wedding Organizer pada saat Hari-H.

Biasanya bila ingin menggunakan One Stop Wedding Organizer itu harus di booking dari jauh-jauh hari, maksimal 2 – 3 bulan sebelum acara. Karena untuk mendapat hasil yang terbaik, One Stop Wedding Organizer akan membicarakan konsep acara dengan calon pengantin dan memilih vendor rekanan yang sesuai dengan konsep tersebut

Berikut rincian tugas One Stop Wedding Organizer 

Sumber : mumtaza-wedding.com

Merampungkan konsep acara yang diinginkan calon pengantin

Ini tugas pertama dan yang paling penting.One Stop Wedding Organizer harus mendiskusikan konsep acara yang diinginkan calon pengantin. Ada beberapa hal yang harus dipastikan dalam konsep ini, yaitu :

  1. Memastikan jumlah undangan : Jumlah orang yang akan datang akan menentukan jumlah porsi makanan yang dibutuhkan. 
  2. Membuat layout dekorasi tempat pernikahan : Lokasi acara pernikahan yang fix penting buat diketahui One Stop Wedding Organizer untuk memperkirakan kebutuhan dekorasi, pengamanan, dan layout ruangan. Biasanya One Stop Wedding Organizer akan datang sendiri ke venue yang sudah ditunjuk,dan membuat denah gedung dan layout ruangannya. Jadi bisa langsung memberikan masukan pada konsumen untuk dekorasi dan tata letak ruangan saat acara.

Sumber : mumtaza-wedding.com

Memilih vendor yang terlibat sesuai dengan konsep acara

Setiap vendor wedding biasanya memiliki keunggulan masing-masing. Misalnya ada vendor dekorasi yang sangat bagus untuk pernikahan adat, ada juga yang bagus untuk rustic, ada vendor rias spesialisasi make-up artist, ada yang spesialisasi make-up natural.

Tugas dari One Stop Wedding Organizer adalah memastikan setiap vendor yang ditunjuk itu bisa cocok dengan selera calon pengantin dan konsep acara yang dibawa

Koordinasi dengan vendor yang terlibat

Nah, ini bagian paling penting dari One Stop Wedding Organizer. Mereka akan jadi penjembatan antara konsumen dengan setiap vendor yang terlibat.

Biasanya One Stop Wedding Organizer akan mengenalkan terlebih dahulu konsumen dengan vendor terkait, lalu memberikan kontak informasi masing-masing supaya mereka bisa berhubungan langsung. One Stop Wedding Organizer bahkan mempersilahkan konsumen untuk mendiskusikan konsep acara awal dengan vendor terkait. Hanya untuk meringankan beban konsumen, koordinasi lebih lanjut bisa diserahkan pada One Stop Wedding Organizer

Sumber : mumtaza-wedding.com

Menjadi Wedding Organizer Hari-H

Nah, ini bagian paling penting, One Stop Wedding Organizer juga bertugas sebagai pelaksana pada hari – H. Jadi semua tugas yang dilakukan wedding organizer hari – H juga akan dilakukan oleh One Stop Wedding Organizer

Mulai dari penanggung jawab utama, divisi acara, divisi konsumsi, divisi panggung, divisi keamanan, sampai divisi coordinator keluarga semua akan di handle oleh One Stop Wedding OrganizerPoinnya supaya pada saat hari-H, pengantin bisa tenang tinggal senyum-senyum saja menyalami tamu di pelaminan

Nah, sudah cukup jelas kan apa saja yang menjadi tugas kedua tipe wedding organizer? Intinya memilih wedding organizer tipe manapun kuncinya ada di koordinasi antara calon pengantin dan WO. 

Karena yang punya acara kan konsumen, WO hanya bertugas membantu. Jadi pemegang keputusan utama tetap saja konsumen. 

Sekian artikel mumtaza wedding kali ini tentang tugas wedding organizer full paket, atau One Stop Wedding Organizer, sampai ketemu di artikel berikutnya